Langsung ke konten utama

Polemik Konten Parenting Gay

Hukum & Digital

Polemik Konten Parenting Gay: Polisi Buka Peluang Jalur Hukum Terkait Pencatutan Foto Anak

BANDUNG  ·  beranipost  ·  Sabtu, 27 Juni 2026

Foto anak dipakai untuk konten parenting gay
Ilustrasi terkait polemik konten parenting gay yang viral di media sosial. (Foto: Pikiran Rakyat)

Jagat media sosial kembali diguncang oleh kontroversi yang memicu perdebatan luas terkait etika digital dan privasi anak. Sebuah unggahan di platform Threads dari akun bernama Rio Damar menjadi sorotan setelah diduga menggunakan foto anak milik orang lain tanpa izin untuk dijadikan materi konten bertema 'gay parenting'.

Bermula dari Unggahan Kontroversial

Perbincangan hangat ini mencuat setelah akun Rio Damar mengunggah foto sejumlah anak disertai narasi yang mengklaim mereka sebagai contoh keberhasilan pola asuh pasangan gay. Dalam narasinya, pemilik akun bahkan menyebut bahwa anak-anak tersebut merupakan anak adopsi yang ditelantarkan oleh pasangan heteroseksual.

Namun, klaim tersebut segera dibantah oleh warganet. Muncul dugaan kuat bahwa foto yang digunakan bukanlah dokumentasi pribadi milik pengunggah, melainkan milik keluarga lain — diduga anak dari pemilik akun Instagram @hanumtk. Selain itu, terdapat indikasi bahwa foto tersebut telah melalui proses penyuntingan, yakni dengan menghilangkan sosok ibu yang sebelumnya ada dalam gambar asli.

Respons Tegas Kepolisian

Menanggapi kegaduhan publik tersebut, Polda Jawa Barat menyatakan siap memproses perkara ini apabila pihak yang merasa dirugikan mengajukan laporan resmi. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi keluarga korban.

"Saya mempersilakan pihak-pihak yang merasa dirugikan dapat melaporkan keberatannya ke kantor polisi terdekat, dengan disarankan di Polrestabes Bandung atau Polda Jabar." — Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jawa Barat

Hendra menjelaskan, jika laporan telah diterima, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat akan melakukan penyelidikan mendalam. Proses penyidikan nantinya akan mengacu pada dugaan pelanggaran Pasal UU ITE dengan mempertimbangkan bukti-bukti yang diserahkan, termasuk unggahan pada akun media sosial yang dipersoalkan.

Privasi Anak di Ruang Digital

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Rio Damar terkait tudingan pengambilan foto tanpa izin maupun dugaan manipulasi gambar. Sementara itu, keluarga pemilik foto yang diduga menjadi korban dikabarkan masih mempertimbangkan langkah hukum yang akan diambil.

Meski belum ada laporan yang masuk ke pihak kepolisian, keluarga tersebut telah menerima tawaran pendampingan hukum secara cuma-cuma (pro bono) apabila mereka memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

📌 Catatan Redaksi

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga privasi anak di ruang digital, serta konsekuensi hukum yang menanti bagi siapa pun yang menyalahgunakan identitas atau foto orang lain tanpa persetujuan.